Menu

Mode Gelap
 

Pekanbaru · 19 Mei 2022 16:23 WIB

Sempat Kabur. Otak Pelaku TPPU Serta Pengedar Narkoba MI Akhirnya Dibekuk Polda Riau Serta Barang Bukti.


					Sempat Kabur. Otak Pelaku TPPU Serta Pengedar Narkoba MI Akhirnya Dibekuk Polda Riau Serta Barang Bukti. Perbesar

SelatpanjangPos.id (Pekanbaru) –MI 42 tahun, warga asal Medan Sumut yang merupakan Otak pelaku Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU), sempat melarikan diri dari pengejaran Polisi di tempat persembunyiannya di Jalan Nuansa, Desa Bahtera Makmur, Kecamatan Bagan Sinembah Kabupaten Rohil, Kamis (27/01/2022) lalu sekitar pukul 00.30 WIB.

Diketahui, MI melakukan aksi kejahatan dengan melakukan penjualan narkotika jenis sabu di wilayah Riau. mI yang merupakan warga asal Sumatera Utara mengendalikan peredaran narkotika di Bumi Lancang Kuning Riau.

Wakil Kepala Kepolisian Daerah (Wakapolda) Riau, Brigjen Pol Tabana Bangun mengungkapkan kronologis kejahatan TPPU tersebut saat konferensi pers di Mapolda Riau.

“Pada hari Kamis, 27 Januari 2022 lalu, tim Gabungan Polda Riau melakukan penggerebekan di sebuah rumah Jalan Nuansa, Desa Bahtera Makmur, Kecamatan Bagan Sinembah Kabupaten Rohil,” ujar Brigjen Pol Tabana B. Kamis (19/05/2022).

Saat menerobos masuk, tim mengamankan dua orang pelaku yang diduga menjadi kaki tangan MI berinisial SAD dan RID, sedangkan MI berhasil melarikan diri.

“Dari tangan kedua pelaku, tim menyita barang bukti berupa berupa 8 (delapan) bungkus plastik bening yang masing-masing didalamnya berisikan serpihan kristal diduga narkotika jenis shabu,” terang Wakapolda.

Selanjutnya, sekira pukul 00.30 WIB, tim kembali mengamankan seorang laki-laki inisial HEN yang merupakan saudara kandung MI.

Saat digeledah, tim menyita barang bukti berupa handphone merek samsung, serta satu buah slip transfer BNI dengan nominal transfer Rp 40 juta.

Saat diintrogasi, HEN mengaku disuruh oleh MI untuk mentransfer uang sebanyak rp.40.000.000 (empat puluh juta rupiah) untuk pembayaran pembelian sabu oleh DPO MI dan meminta mentransfer uang tersebut ke rekening bank BRI atas nama Febrya Gita Nurani.

Tidak tinggal diam, tim kemudian menyita sejumlah aset milik MI yang diduga hasil penjualan dari narkotika berupa 4 unit mobil, 4 lembar SKGR dan 3 unit sepeda motor.

“Pada hari Selasa, 15 Maret 2022 sekira pukul 16.54 WIB, tim akhirnya berhasil melakukan penangkapan terhadap DPO atas nama MI di dalam sebuah ruko LISA QUEEN yang terletak di Jalan Lintas Sumatra, Bambu Kuning, Desa Bahtera Makmur Kec. Bagan Sinembah Kabuapten Rohil,” lanjut Tabana B

Dari MI, tim menyita barang bukti berupa 2 lembar kartu ATM serta uang Tunai Rp 700 juta lebih.

“Para pelaku akan dijerat psal 3, 4 dan 5 Ayat (1) UU TI No 8 Tahun 2010 tentang TPPU dengan ancaman hukuman penjara paling lama 20 tahun,” pungkasnya.

(BATUBARA).

Artikel ini telah dibaca 13 kali

Baca Lainnya

Panwascam Rangsang Beri Imbauan Masa Tenang Soal APK Peserta Pemilu

7 Februari 2024 - 22:52 WIB

BRGM dan KLHK Serentak Tanam Pohon di 13 Provinsi Pasca Hari lahan Basah Sedunia

7 Februari 2024 - 21:35 WIB

Dinas PUPR Meranti Bersih Sampah Dengan cara unik

4 Februari 2024 - 14:33 WIB

Sudah 10 Ribu Warga Kepulauan Meranti Didaftarkan BPJS Ketenagakerjaan, Dua Ahli Waris Dapat JKM

1 Februari 2024 - 21:55 WIB

Dugaan Korupsi Pengadaan Bibit di Dinas Perkim-LH Meranti Tahun 2022 Bakal ada Tersangka

31 Januari 2024 - 01:01 WIB

Bupati Bengkalis Hadiri Pemakaman Wartawati Susi Yanti, JMSI Riau Kehilangan Kader Terbaik

28 Januari 2024 - 15:45 WIB

Trending di Bengkalis