Selatpanjangpos.id, MERANTI – Rencana pembangunan pelabuhan baru di Kabupaten Kepulauan Meranti ditargetkan mulai direalisasikan pada 2027. Namun, pelaksanaan proyek tersebut masih bergantung pada proses pembebasan lahan akses menuju lokasi pelabuhan. Sabtu (04/07/2026)
Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas IV Selatpanjang, Derita Adi Prasetyo, mengatakan pembangunan pelabuhan dapat dimulai apabila proses pembebasan tanah berjalan lancar.
“Insya Allah tahun depan. Itu pun kalau pembebasan tanah akses masuk ke pelabuhan lancar,” ujar Derita saat dikonfirmasi Selatpanjangpos, Sabtu (4/7/2026).
Menurut Derita, hingga kini besaran anggaran pembangunan pelabuhan tersebut masih belum ditetapkan secara final. Pihaknya masih menunggu langkah Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti, terutama terkait penyelesaian pembebasan lahan yang menjadi akses menuju lokasi pelabuhan.
“Kita menunggu aksi Pemerintah Daerah (Pemda) . Kalau anggaran belum final,” Singkatnya
Ia menjelaskan, pembebasan lahan menjadi salah satu syarat utama agar pembangunan pelabuhan dapat direalisasikan. Apabila proses tersebut berjalan sesuai rencana, proyek pembangunan diharapkan dapat dimulai pada tahun depan.
Sebagai unit pelaksana teknis di bawah Direktorat Jenderal Perhubungan Laut, Kementerian Perhubungan, KSOP Kelas IV Selatpanjang memiliki tugas melaksanakan pengawasan keselamatan dan keamanan pelayaran, pelayanan kepelabuhanan, serta pengaturan lalu lintas angkutan laut di wilayah Kabupaten Kepulauan Meranti.
Keberadaan pelabuhan baru diharapkan mampu meningkatkan konektivitas transportasi laut, memperlancar arus barang dan penumpang, serta mendorong pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Kepulauan Meranti. Meski demikian, realisasi pembangunan masih menunggu penyelesaian pembebasan lahan oleh pemerintah daerah.
Laporan : Zikri










