SELATPANJANG (SP) – Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMA Kabupaten Kepulauan Meranti, Poyadi, S.Pd., M.Si., meminta PLN Cabang Selatpanjang menjaga keandalan pasokan listrik selama pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) jenjang SMA dan SMK pada 26–28 Oktober serta 2–5 November 2026.
Permintaan tersebut disampaikan melalui surat resmi yang dikirimkan kepada PLN Cabang Selatpanjang pada 22 Oktober 2026. MKKS berharap tidak terjadi pemadaman listrik selama pelaksanaan ujian yang diikuti murid SMA dan SMK negeri maupun swasta di seluruh kecamatan di Kabupaten Kepulauan Meranti.
Dalam surat tersebut, Poyadi menegaskan pentingnya pasokan listrik yang stabil untuk mendukung kelancaran pelaksanaan TKA.
“Selaku Ketua MKKS SMA Negeri dan Swasta Kabupaten Kepulauan Meranti, saya mengharapkan pada saat pelaksanaan TKA di Kabupaten Kepulauan Meranti agar kiranya tidak terjadi pemadaman lampu. Sebab, murid SMA dan SMK negeri maupun swasta yang mengikuti TKA ini tersebar di seluruh kecamatan yang ada di Kabupaten Kepulauan Meranti,” demikian pernyataan Poyadi dalam surat permohonan tersebut.
Ia berharap PLN dapat memberikan perhatian terhadap permohonan itu, mengingat gangguan pasokan listrik berpotensi menghambat kelancaran ujian, terutama jika pelaksanaannya menggunakan perangkat elektronik.
“Kami berharap pihak PLN dapat menjaga pasokan listrik selama pelaksanaan TKA berlangsung. Jangan sampai terjadi pemadaman yang dapat mengganggu konsentrasi murid maupun proses pelaksanaan ujian di sekolah,” demikian harapan yang ingin disampaikan dalam permohonan tersebut.
Untuk itu, kesiapan PLN dalam mengantisipasi gangguan kelistrikan menjadi hal penting agar pelaksanaan TKA di seluruh wilayah Kepulauan Meranti dapat berjalan lancar sesuai jadwal.
Sementara itu, pihak PLN Cabang Selatpanjang melalui Roni selaku menager saat dikonfirmasi wartawan pada Jumat (23/10/2026), belum memberikan keterangan resmi terkait permohonan yang diajukan MKKS tersebut.










