Menu ✖

Mode Gelap
 

Bisnis · 6 Nov 2026 11:57 WIB

Pengusaha Maritim Asal Meranti Ekspansi ke Batam, PT SAN dan PT BIAS Resmikan Kapal Pandu dan Tunda


 Pengusaha Maritim Asal Meranti Ekspansi ke Batam, PT SAN dan PT BIAS Resmikan Kapal Pandu dan Tunda Perbesar

Pengusaha Maritim Asal Meranti Ekspansi ke Batam, PT SAN dan PT BIAS Resmikan Kapal Pandu dan Tunda

BATAM (SP) – Pengusaha asal Kabupaten Kepulauan Meranti mulai memperluas kiprah bisnis di sektor kemaritiman Kota Batam. Langkah ekspansi tersebut ditandai dengan peresmian kapal pandu dan kapal tunda milik PT Bias Delta Pratama (BIAS DP) dan PT SAN di Pelabuhan Besi, Sekupang, Batam.

Peresmian yang dirangkai dengan doa selamat dan syukuran itu dihadiri sekitar 50 pelaku usaha sektor kemaritiman, serta sejumlah perwakilan instansi dan perusahaan jasa kepelabuhanan.

Direktur PT Bias Delta Pratama, Hery Kafianto, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas terjalinnya kolaborasi dengan PT SAN dalam memberikan pelayanan kepada industri maritim di Batam.

Dia berharap kerja sama kedua perusahaan tersebut dapat berjalan solid sekaligus memberikan kontribusi terhadap peningkatan potensi pendapatan daerah.

Sementara itu, Direktur Utama PT SAN, Yahya, SH, menyampaikan apresiasi kepada para pelaku usaha kemaritiman yang telah hadir. Dia menegaskan, kolaborasi tersebut dibangun dengan semangat kebersamaan, profesionalisme, dan persaingan usaha yang sehat.

“Atas nama pribadi dan manajemen PT SAN serta PT BIAS DP, kami menyampaikan salam hormat kepada para pengusaha kemaritiman di Kota Batam. Sebagai pendatang baru, tentu kami mengharapkan bimbingan, saran dan masukan agar terjalin kerja sama yang baik,” ujar Yahya.

Pengusaha asal Kabupaten Kepulauan Meranti itu juga mengutip filosofi Melayu sebagai prinsip dalam membangun hubungan bisnis.

“Seperti pepatah Melayu, pintar tidak menggurui, laju tidak mendahului, dan tajam tidak melukai,” imbuhnya.

Menurut Yahya, sektor kemaritiman merupakan salah satu penggerak penting perekonomian Kota Batam. Aktivitas jasa kepelabuhanan, keagenan kapal, serta berbagai layanan pendukung industri maritim memiliki potensi ekonomi yang besar dan perlu dikelola melalui pelayanan maksimal serta profesional.

Dia menyebutkan, PT SAN dan PT BIAS DP berkolaborasi menghadirkan layanan kapal pandu dan tunda untuk mendukung kelancaran aktivitas pelayaran dan kepelabuhanan di Batam.

Berdasarkan data yang disampaikan dalam kegiatan tersebut, lalu lintas armada laut di Kota Batam mencapai sekitar 1.500 call setiap bulan. Angka itu dinilai menjadi peluang besar bagi perusahaan yang bergerak di bidang jasa kemaritiman.

“Ini merupakan peluang yang besar bagi pelaku usaha industri kemaritiman. Karena itu, kami ingin mengambil bagian dalam mendukung aktivitas pelayaran dan perekonomian di Kota Batam,” ungkap Yahya, yang juga menjabat Ketua DPW ALFI/ILFA Riau serta pengurus Kadin Riau.

Menutup sambutannya, Yahya menyampaikan dua pantun bernuansa Melayu yang mengajak seluruh pelaku usaha untuk membangun kemaritiman secara bersama-sama.

“Ke Batam pagi naik feri,

Ombak tenang angin pun bersahabat.

Mari bersama kita bangun negeri,

Dari laut Batam kita kuat.”

 

” Dari Meranti sampai ke Kabil,

Semua pelaut kita rangkul bersama.

Bukan soal siapa yang paling tampil,

Tapi siapa yang setia menjaga samudra.”

Pantun tersebut disambut tepuk tangan meriah dari para undangan.

Pada kesempatan yang sama, Muhammad Ali, mewakili Direktorat Pengelolaan Kepelabuhanan BP Batam selaku Manager Komersial BP Batam, menyambut baik kehadiran PT SAN dan PT BIAS DP dalam memberikan layanan kapal pandu dan tunda.

Dia menyatakan BP Batam mendukung kegiatan usaha kemaritiman yang berpotensi meningkatkan pendapatan dan mendorong pembangunan Kota Batam.

“Kami selalu mendukung kegiatan seperti ini. Mudah-mudahan kehadiran perusahaan tersebut dapat menjadi potensi pendapatan bagi BP Batam dalam mendukung pembangunan di Kota Batam,” ujarnya.

Sejumlah undangan turut menghadiri kegiatan tersebut, di antaranya Kepala Pos KSOP Sekupang Joko, Direktur PT SAN Mohamad Gobel, Ketua ISAA Herdi, Steven Manurung, MMar, Eng., MH, Direktur PT Khanzakyko Berkah Samudera Riko, serta General Manager Cabang PT SAN Abdul Aziz Latini.

Acara ditutup dengan pembacaan doa oleh Ustaz Nawawi dari Kantor Kementerian Agama Kota Batam, dilanjutkan pemotongan tumpeng dan foto bersama.

Artikel ini telah dibaca 1 kali