Menu

Mode Gelap
 

Kesehatan · 5 Jul 2026 17:08 ·

Kepulauan Meranti Jadi Satu-satunya Daerah Bebas Rabies di Riau


 Plt Gubernur Riau, SD Hariyanto Perbesar

Plt Gubernur Riau, SD Hariyanto

Selatpanjangpos.id, Pekanbaru– Kabupaten Kepulauan Meranti kembali mencatatkan capaian membanggakan di bidang kesehatan hewan. Hingga pertengahan tahun 2026, Kepulauan Meranti menjadi satu-satunya kabupaten/kota di Provinsi Riau yang masih berstatus bebas rabies, sementara daerah lainnya masih berstatus tertular.

Status tersebut disampaikan Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau saat membuka Kick Off Bulan Vaksinasi Rabies Tahun 2026 di Pekanbaru. Menurutnya, kondisi tersebut menjadi tantangan sekaligus motivasi bagi seluruh pemerintah daerah untuk memperkuat upaya pencegahan penyebaran rabies.

“Dari 12 kabupaten/kota di Provinsi Riau, 11 kabupaten/kota masih berstatus tertular rabies. Hanya Kabupaten Kepulauan Meranti yang berstatus bebas rabies,” ujar Plt Gubernur Riau, SF Hariyanto.

Ia mengatakan, keberhasilan tersebut perlu dipertahankan dengan memperkuat vaksinasi hewan penular rabies, meningkatkan pengawasan terhadap lalu lintas hewan, serta mengedukasi masyarakat agar lebih peduli terhadap kesehatan hewan peliharaan.

SF Hariyanto juga mengingatkan bahwa rabies masih menjadi ancaman serius karena dapat menyebabkan kematian apabila tidak ditangani dengan cepat. Oleh karena itu, masyarakat diminta segera mencuci luka dengan air mengalir dan sabun apabila tergigit hewan penular rabies, kemudian secepatnya mendatangi fasilitas kesehatan untuk mendapatkan penanganan medis.

Dengan status sebagai satu-satunya daerah bebas rabies di Riau, Kepulauan Meranti diharapkan mampu mempertahankan capaian tersebut melalui kolaborasi pemerintah daerah, petugas kesehatan hewan, tenaga kesehatan, dan masyarakat sehingga wilayah ini tetap terbebas dari penyebaran virus rabies.

Sumber: Pernyataan Plt Gubernur Riau SF Hariyanto pada Kick Off Bulan Vaksinasi Rabies Tahun 2026 di Pekanbaru, serta data Pemerintah Provinsi Riau yang dipublikasikan melalui RRI Pekanbaru dan Riauin.com pada 2–3 Juli 2026.

Artikel ini telah dibaca 2 kali