SELATPANJANG (SP) – Setelah tujuh hari dinyatakan hilang, Selamat akhirnya ditemukan dalam kondisi selamat pada Kamis (13/8) sekitar pukul 16.00 WIB. Selama berada di lokasi, Selamat disebut sempat memakan daging pelanduk untuk bertahan hidup.
Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kepulauan Meranti, Khadafi, melalui Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik, Ardat, mengatakan pencarian terhadap Selamat dilakukan selama tujuh hari dengan melibatkan tim gabungan.
Sebelum dinyatakan hilang, Selamat diketahui pergi membeli rokok dengan berjalan kaki. Dalam perjalanan pulang, ia bertemu dengan keponakannya dan kemudian dibonceng menggunakan sepeda motor.
Namun, saat perjalanan sudah sekitar separuh jalan menuju rumah, Selamat kembali berjalan kaki untuk melanjutkan perjalanan. Setelah itu, ia tidak kunjung sampai ke rumah hingga akhirnya dinyatakan hilang.
“Beliau pergi membeli rokok jalan kaki. Pulang jumpa keponakan, dibonceng pakai motor. Di antara separuh jalan mau sampai ke rumah sekitar jam 16.00 WIB, setelah itu beliau jalan mau pulang ke rumah, tapi tidak sampai,” kata Ardat selatpanjangpos jumat 14 Agustus 2026
Pencarian kemudian dilakukan oleh tim gabungan yang terdiri dari BPBD, Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas), Tentara Nasional Indonesia (TNI), Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri), perangkat desa dan masyarakat.
Setelah tujuh hari pencarian, Selamat akhirnya berhasil ditemukan pada Kamis sore dalam kondisi selamat.
“Alhamdulillah, berkat kerja sama BPBD, Basarnas, TNI, Polri, perangkat desa dan masyarakat, pada hari ini ditemukan Pak Selamat dengan keadaan selamat,” ujar Ardat.
Ardat mengatakan kondisi Selamat saat ditemukan cukup baik dan tidak terdapat tanda-tanda kekerasan pada tubuhnya.
“Kondisi Pak Selamat stabil seperti orang normal pada umumnya, sekitar 112 tensinya,” ujar Ardat.
Selama tujuh hari berada di lokasi, Selamat disebut berusaha bertahan hidup dengan memanfaatkan makanan yang tersedia di alam.
“Kalau info dari beliau, dia makan daging pelanduk,” ujar Ardat.
Atas kejadian tersebut, Ardat mengimbau masyarakat agar tidak malu, segan ataupun takut melapor kepada pihak terkait apabila terjadi musibah, baik kebakaran maupun orang hilang.
“Bapak jangan malu, segan ataupun takut. Tidak ada biaya untuk lapor seperti ini. Lapor saja bila ada terjadi kebakaran, kehilangan,” tegasnya.
Penemuan Selamat mengakhiri pencarian selama sepekan. Kabar tersebut menjadi kelegaan bagi keluarga dan seluruh pihak yang terlibat dalam proses pencarian.










