SELATPANJANG (SP) –Sanggar Bestari Meranti membawa nama Kabupaten Kepulauan Meranti dalam ajang seni budaya di luar daerah. Sebanyak 10 penari muda diberangkatkan untuk mengikuti perlombaan tari dalam ajang Taja Tari di Tanjung Balai Karimun. Ahad (23/08/2026)
Koordinator Bidang Tari sekaligus Bendahara Sanggar Bestari Meranti, Cici Gustiaini, S.Pd, mengatakan peserta yang dibawa terbagi dalam dua kategori.
Untuk tingkat umum, Sanggar Bestari Meranti mengirimkan enam orang penari yang terdiri dari anak-anak tingkat SMP dan SMA. Sedangkan tingkat SD diikuti empat orang anak dengan rentang usia 9 dan 10 tahun.
“Untuk tingkat umum ada enam orang, terdiri dari anak SMP dan SMA. Kemudian tingkat SD ada empat orang, usia 9 dan 10 tahun,” ujar Cici.
Cici mengatakan, para peserta tingkat SD merupakan siswa SDN 2 Selatpanjang yang selama ini mendapatkan latihan dan pembinaan dari pelatih Sanggar Bestari Meranti.
Sebagian peserta bersama rombongan juga telah berangkat menuju Tanjung Balai Karimun untuk mengikuti rangkaian kegiatan perlombaan. Sementara technical meeting dijadwalkan berlangsung pada Senin malam, 24 Agustus 2026.
Keikutsertaan Sanggar Bestari Meranti dalam ajang tersebut mendapat dukungan dari berbagai pihak di Kabupaten Kepulauan Meranti. Dukungan di antaranya datang dari Bupati Kepulauan Meranti, Sekda, Kesra, Dinas Pariwisata, BPKAD, DPH dan MKA LAMR Kepulauan Meranti, Bank Riau, PT ITA, Jhon Bakery, Toko Emas London, Nirwana, Rina, Toko Emas Hafiz Selatpanjang, Serba Murah (Olla/Suami) di Jalan Diponegoro serta para donatur lainnya.
Cici menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan terhadap keberangkatan anak-anak tersebut. Menurutnya, dukungan yang diberikan menjadi motivasi besar bagi para penari muda untuk terus berlatih dan berprestasi.
“Menang atau kalah dalam perlombaan tari itu biasa. Yang terpenting adalah support dan semangat dari para donatur serta pengurus Sanggar Bestari Meranti. Dukungan ini sangat mendorong dan mendongkrak semangat anak-anak Meranti,” katanya.
Selain dukungan dari para donatur, Sanggar Bestari Meranti juga mendapat bantuan tempat latihan dari Jani Pasaribu. Menurut Cici, bantuan tersebut diberikan murni atas kepedulian terhadap kegiatan anak-anak sanggar.
“Beliau benar-benar membantu mengurus anak-anak Sanggar Bestari Meranti dengan ketulusan serta kebaikannya. Bantuan tempat latihan tersebut tidak ada kaitannya dengan partai yang beliau pimpin,” jelasnya.
Sanggar Bestari Meranti dipimpin Ade Irawan sebagai ketua. Sementara Cici Gustiaini, S.Pd dipercaya sebagai koordinator bidang tari sekaligus bendahara.
Adapun pelatih tari terdiri dari Fitri Alawiyah, S.Pd, Syaidatul Nazira, S.Pd dan Husnul Khatimah (Ima).
Cici berharap keikutsertaan anak-anak Sanggar Bestari Meranti dalam Taja Tari di Tanjung Balai Karimun dapat menjadi pengalaman berharga sekaligus wadah untuk mengembangkan bakat dan kecintaan generasi muda terhadap seni tari.
“Harapan kami anak-anak bisa tampil maksimal dan membawa nama baik Meranti. Apapun hasilnya nanti, yang terpenting mereka sudah berani tampil, mendapatkan pengalaman dan membawa nama daerah,” pungkasnya.










