Selatpanjangpos.id, Meranti– Seorang pria paruh baya bernama Zulkifli (55), warga yang diketahui bekerja sebagai pengangkut kapal kayu dari Sungai Apit ke Selatpanjang, diduga menjadi korban pencurian dengan kekerasan (curas) di Kota Selatpanjang, Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Kepulauan Meranti, Selasa (8/7/2026) malam.
Informasi awal mengenai peristiwa itu beredar melalui unggahan akun media sosial Nvanzra sekitar tiga jam setelah kejadian. Dalam keterangannya, akun tersebut menyebut korban mengalami luka robek di bagian pinggang akibat tusukan senjata tajam.
“Telah terjadi curas di Kota Selatpanjang. Korban ditusuk dengan pisau, mengalami luka robek di bagian pinggang selebar sekitar 3 sentimeter. Korban Zulkifli berusia sekitar 55 tahun, pekerjaan membawa kapal kayu dari Sungai Apit ke Selatpanjang. Kejadian sekitar 30 menit yang lalu. Mohon bantuannya agar pelaku segera ditangkap,” demikian isi unggahan akun Nvanzra, Selasa (8/7/2026).
Menanggapi informasi tersebut Kapolres Meranti Aldi Alfa Faroqi, SH, SIK, MH Melalui Kapolsek Tebing Tinggi, AKP JA Lubis SH, membenarkan adanya peristiwa yang sedang ditangani pihak kepolisian. Namun, ia mengatakan kasus tersebut masih dalam tahap penyelidikan.
“Masih kita lidik ya,” kata AKP JA Lubis kepada Selatpanjangpos, Selasa (8/7/2026) malam.
Saat kembali dikonfirmasi pada pukul 20.20 WIB, Lubis menjelaskan korban sudah tidak berada di rumah sakit karena tengah dimintai keterangan oleh penyidik.
“Enggak, lagi kita interogasi,” singkatnya.
Sementara itu, berdasarkan informasi yang dihimpun, korban sebelumnya sempat mendapat penanganan medis dan menjalani perawatan di RSUD akibat luka yang dialaminya.
Hingga berita ini diterbitkan, polisi masih mengumpulkan keterangan dari korban dan sejumlah saksi untuk mengungkap kronologi serta memburu pelaku.
Selatpanjangpos akan terus memperbarui informasi terkait perkembangan kasus ini.
Laporan Zikri










