PEKANBARU – Bupati Kepulauan Meranti AKBP (Purn) H. Asmar menghadiri penyerahan Laporan Eksekutif Daerah Semester II 2025 dan Entry Meeting evaluasi perencanaan serta penganggaran 2026 di Balai Pauh Janggi, Pekanbaru, Kamis
(5/3/2026).Kegiatan yang dipimpin Plt Gubernur Riau SF Hariyanto itu turut dihadiri kepala daerah se-Provinsi Riau dan Kepala Perwakilan BPKP Riau Evenri Sihombing.
dalam pemaparannya, Evenri menyampaikan pengawasan BPKP sepanjang 2025 berhasil menyelamatkan potensi kerugian negara lebih dari Rp437 miliar. “Sebagian besar berasal dari pengawasan yang bersifat represif terhadap kasus-kasus korupsi yang ditangani,” ujarnya.
BPKP juga menyoroti sejumlah indikator pembangunan daerah, termasuk Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang masih rendah di beberapa daerah seperti Indragiri Hilir dan Kepulauan Meranti.
Di sektor kesehatan, Evenri mengungkapkan dari 10 puskesmas di Meranti hanya dua yang memiliki sembilan jenis tenaga kesehatan lengkap sesuai standar. “Kondisi ini menjadi salah satu tantangan yang perlu segera ditangani oleh pemerintah daerah,” katanya.
Sementara itu, Plt Gubernur Riau SF Hariyanto menegaskan laporan BPKP tersebut menjadi bahan evaluasi bagi pemerintah daerah untuk memperbaiki perencanaan dan penganggaran pembangunan. “Ini potret nyata yang harus kita hadapi,” ujarnya.










