SELATPANJANGPOS.ID, JAKARTA – Anggota DPRD Kepulauan Meranti turut mendampingi Wakil Bupati Kepulauan Meranti, Muzamil Baharudin, dalam audiensi dengan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Republik Indonesia di Jakarta, Rabu (11/2/2026).
Audiensi tersebut dilakukan sebagai upaya memperjuangkan bantuan penanganan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) bagi masyarakat di Kabupaten Kepulauan Meranti.
Dalam pertemuan tersebut, rombongan pemerintah daerah diterima langsung oleh jajaran Kementerian PKP. Pemerintah daerah menyampaikan berbagai program yang telah dan sedang dijalankan, sekaligus mengusulkan dukungan dari pemerintah pusat untuk mempercepat penanganan RTLH.
“Kami hadir untuk memperjuangkan kebutuhan dasar masyarakat, khususnya terkait perumahan layak huni yang masih menjadi persoalan di daerah,” ujar salah satu anggota DPRD Meranti yang turut dalam rombongan.
Wakil Bupati Muzamil Baharudin dalam kesempatan itu menyampaikan bahwa jumlah rumah tidak layak huni di Kepulauan Meranti masih cukup tinggi dan membutuhkan penanganan berkelanjutan melalui sinergi antara pemerintah daerah dan pusat.
“Diperlukan kolaborasi yang kuat agar masyarakat dapat tinggal di rumah yang aman, nyaman, dan layak huni,” ujarnya.
Selain itu, pemerintah daerah juga mengusulkan program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) untuk ribuan unit rumah pada tahun 2026. Namun demikian, besaran bantuan yang ada saat ini dinilai belum sepenuhnya sesuai dengan kondisi geografis daerah kepulauan yang memiliki biaya logistik tinggi.
Dalam audiensi tersebut, DPRD menegaskan komitmennya untuk terus mengawal aspirasi masyarakat, khususnya dalam pemenuhan kebutuhan dasar seperti perumahan.
“Kami akan terus mendorong agar program perumahan ini mendapat perhatian serius dari pemerintah pusat, karena menyangkut langsung kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.
Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti berharap, melalui audiensi tersebut, akan terjalin sinergi yang lebih kuat sehingga program peningkatan kualitas perumahan dapat berjalan optimal dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.










