SELATPANJANG — Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Kepulauan Meranti, Syafi’i Hasan, mengimbau para pengusaha hotel dan akomodasi di daerah tersebut untuk tidak menaikkan tarif secara sepihak menjelang perayaan Cian Cui Tahun 2026.
Imbauan tersebut disampaikan dalam pertemuan bersama Asosiasi Pengusaha Hotel dan Penginapan Kepulauan Meranti di Aula Kantor DPRD Kepulauan Meranti, Jumat (2/2/2026).
Menurut Syafi’i, perayaan Cian Cui yang merupakan tradisi khas masyarakat Tionghoa di Kepulauan Meranti selalu menarik kunjungan wisatawan, baik dari dalam maupun luar daerah. Kondisi ini, kata dia, kerap diikuti dengan meningkatnya permintaan akomodasi.
“Kenaikan tarif yang tidak wajar dapat memberikan kesan negatif bagi wisatawan dan berpotensi merusak citra pariwisata daerah. Kita harus menjaga kepentingan bersama dalam mengembangkan sektor pariwisata di Kepulauan Meranti,” ujarnya.
Ia menegaskan, pengusaha hotel diharapkan tetap menetapkan tarif secara wajar dan proporsional, sesuai dengan kualitas layanan yang diberikan, serta tidak mengambil keuntungan secara berlebihan pada momentum meningkatnya kunjungan wisata.
Selain itu, ia menyebut pemerintah daerah melalui dinas terkait akan melakukan pemantauan terhadap tarif akomodasi menjelang dan selama perayaan berlangsung. Jika ditemukan pelanggaran, pengusaha dapat dikenakan sanksi sesuai ketentuan yang berlaku.
Sementara itu, Ketua Asosiasi Pengusaha Hotel dan Penginapan Kepulauan Meranti, H. Lim Siang Hoo, menyatakan pihaknya mendukung imbauan DPRD.
Ia menyebut asosiasi telah berkoordinasi dengan para anggotanya untuk tidak menaikkan tarif secara sepihak serta berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan kepada wisatawan.
“Kami menyadari bahwa kepuasan wisatawan menjadi faktor penting dalam pengembangan pariwisata. Karena itu, kami akan memberikan layanan terbaik dengan tarif yang wajar selama perayaan Cian Cui,” ujarnya.
Syafi’i Hasan turut mengapresiasi komitmen para pelaku usaha tersebut dan berharap sinergi antara DPRD, pemerintah daerah, dan pelaku industri pariwisata dapat terus terjalin demi mendorong pertumbuhan sektor pariwisata di Kabupaten Kepulauan Meranti.










