SELATPANJANG – Sejumlah anggota DPRD Kabupaten Kepulauan Meranti melakukan peninjauan langsung terhadap pembangunan duiker di Simpang Puskesmas Alah Air, Kecamatan Tebing Tinggi. Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan progres pembangunan berjalan sesuai rencana serta menjawab keluhan masyarakat terkait kondisi infrastruktur di lokasi tersebut.
Pembangunan duiker tersebut menelan anggaran sekitar Rp233,48 juta yang bersumber dari anggaran daerah. Infrastruktur ini dibangun untuk memperbaiki saluran air sekaligus mendukung kelancaran arus lalu lintas masyarakat yang setiap hari melintasi kawasan tersebut.
Dalam peninjauan tersebut, para anggota DPRD melihat langsung kondisi pekerjaan di lapangan dan berdialog dengan pihak pelaksana proyek. Mereka menekankan pentingnya kualitas pekerjaan agar infrastruktur yang dibangun dapat bertahan lama dan benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat.
Menurut anggota DPRD yang hadir, pembangunan duiker di kawasan simpang puskesmas sangat penting karena lokasi tersebut merupakan salah satu jalur yang cukup padat dilalui kendaraan dan masyarakat. Jika saluran air tidak berfungsi dengan baik, maka berpotensi menimbulkan genangan bahkan kerusakan jalan.
Selain itu, DPRD juga meminta agar pihak terkait memastikan pengerjaan proyek sesuai dengan spesifikasi teknis dan selesai tepat waktu. Pengawasan terhadap pelaksanaan proyek juga diharapkan dilakukan secara maksimal agar tidak menimbulkan masalah di kemudian hari.
Dengan adanya pembangunan duiker tersebut, diharapkan aliran air menjadi lebih lancar dan akses transportasi masyarakat di sekitar kawasan puskesmas dapat berjalan dengan baik.










